Himagara FISIP UNILA

Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Blog Resmi Himagara. http://www.Himagarafisipunila.blogspot.com

Himagara FISIP UNILA

Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Blog Resmi Himagara. http://www.Himagarafisipunila.blogspot.com

Himagara FISIP UNILA

Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Blog Resmi Himagara. http://www.Himagarafisipunila.blogspot.com

Himagara FISIP UNILA

Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Blog Resmi Himagara. http://www.Himagarafisipunila.blogspot.com

Himagara FISIP UNILA

Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Blog Resmi Himagara. http://www.Himagarafisipunila.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label unila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unila. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2017

PELATIHAN ADMINISTRASI, KESEKRETARIATAN DAN TEKNIK SIDANG



Adm News - Sabtu (14/1), Pelatihan Administrasi, Kesekretariatan dan Teknik Sidang dilaksanakan di FISIP UNILA Gedung B.3.1. Kegiatan yang dilaksanakan RTO ini bertemakan “Mengembangkan Kemampuan Administrasi dan Berorganisasi Mahasiswa Menuju Organisasi yang Tertib Administrasi”. RTO mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi administrasi dalam organisasi. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa tetapi juga bagi SDM dalam organisasi.

 “Kegiatan ini diadakan untuk memenuhi kepentingan admnistrasi dalam organisasi yang pada saat ini masih perlu dibenahi lagi, hal tersebut sesuai dengan tema yang kami angkat pada kegiatan kali ini yaitu mengembangkan kemampuan administrasi dan berorganisasi mahasiswa menuju organisasi yang tertib administrasi” tutur Marshal Adhitama selaku ketua pelaksana kegiatan pelatihan ini.

Mengutip dari penuturan ketua umum Himagara, Hiro Isman, Esensi pelatihan administrasi adalah karena rata-rata mahasiswa kurang paham administrasi, bagaimana cara megurus surat-menyurat dan sebagainya sehingga pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi kita sebagai mahasiswa dan sebagai pengurus dalam organisasi. Sedangkan esensi dari pelatihan kesekretariatan dan teknik sidang lebih bermanfaat ke eksternal organisasi karena rata-rata anak himagara, kurang paham mengenai kesekretariatan dan bagaimana suasana dan teknik sidang sehingga pelatihan ini bisa menjawab persoalan-persoalan dalam administrasi dalam organisasi.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumn, Bapak Pairulsyah, Bapak Lukman sebagai pemateri administrasi, Linda Kurniawati sebagai pemateri kesekretariatan dan Nur Kholis Aji sebagai pemateri teknik sidang.

 Materi pertama adalah pelatihan administrasi. Materi yang disampaikan mengenai bagaimana struktur organisasi yang baik, proses surat-menyurat ditingkat jurusan, fakultas dan universitas, jenis-jenis surat berdasarkan bagian akademik dan kemahasiswaan, penerapan tata administrasi dan peraturan akademik. Sesi tanya jawab pada materi administrasi. Materi kedua dilanjutkan dengan materi kesekretariatan. Materi kesekertariatan ini lebih berfokus pada lingkup organisasi sedangkan materi yang sebelumnya lebih pada administrasi di FISIP UNILA. Dan materi terakhir disampaikan oleh Nur Kholis Aji yaitu Ketua Umum Himagara tahun 2011. Beliau memandu jalannya praktek teknik sidang pada acara pelatihan tersebut sehingga para peserta dapat merasakan suasana sidang secara langsung.

Senin, 16 Januari 2017

PROMOSI JURUSAN 2017



Adm. News – Kami (12/1), bidang Hubungan Masyarakat (Humas) mengadakan kegiatan promosi jurusan kepada siswa-siswi kelas 3 SMA. Sekolah-sekolah yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah sekolah-sekolah yang berada di Provinsi Lampung. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran dan mengenalkan kepada siswa-siswi kelas 3 SMA tentang jurusan Ilmu Administrasi Negara di Universitas Lampung.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun menjelang pendaftaran masuk perguruan tinggi negeri. Kegiatan ini sengaja di adakan jauh sebelum proses pendaftaran masuk perguruan tinggi, agar siswa-siswi SMA dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menempuh ujian masuk perguruan tinggu negeri.

 
Kegiatan yang diadakan bidang Humas menetapkan bahwa pada kesempatan kali ini, Himagara akan memperkenalkan diri ke SMA N 1 Pringsewu dan SMA N 2 Pringsewu. Kegiatan ini dimulai dari pukul 09.00 pagi sampai dengan selesai. Kegiatan dimulai dengan  berkumpulnya semua panitia kegiatan promosi jurusan di Gazebo Beringin Universitas Lampung yang kemudian langsung berangkat menuju SMA N 1 dan 2 Pringsewu.

Para siswa-siswi SMA terlihat sangat antusias dan menyimak informasi yang disampaika oleh anggota Himagara. Informasi yang diberikan seputar perkuliahan, jurusan Ilmu Administrasi Negara, Himagara, Kegiatan-kegiatan Himagara, dsb.

“ Kegiatan ini tidak hanya mwmbawa manfaat bagi siswa-siswi SMA tetapi juga memberikan bagi anggota Himagara karena mereka secara langsung melihat semangat dari calon adik-adik mereka nantinya sehingga memberikandorongan untuk anggota Himagar untuk lebih aktif dan giat berorganisasi dan harapan kedepannya semoga kegiatan ini terus berlanjut dan lebih banyak lagi sekolah-sekolah yang di kunjungi serta tetap semangat Himagara!” tutur Holil selaku Ketua Bidang Humas mengenai harapan kegiatan ini kedepannya.




Minggu, 15 Januari 2017

FOCUS DISCUSSION GROUP (FGD) “Ngopi dan Diskusi Politik Masa Kini”



KPK kembali mengadakan kegiatan yang meningkatkan kemampuan analisis kita mengenai politik masa kini. Tidak hanya trend masa kini yang diamati tetapi juga politik masa kini yang diamati. KPK kali ini mengajak kita untuk membuka wawasan kita bagaimana keadaan politik saat ini, memperbaharui wawasan pilitik kita dengan saling berbagi pandangan mengenai politik masa kini.

Dalam FGD yang bertemakan “Ngopi dan Diskusi Politik Masa Kini” membahas tentang dinamika politik di mata mahasiswa untuk mempersiapkan diri terjun ke dunia politik ke depannya. Karena tidak ada politik yang bersih ataupun politik yang kotor. Semua tergantung pada pribadi seseorang yang memutuskan untuk berpolitik.

Seperti biasanya, FDG KPK diadakan diluar jadwal perkuliahan dan tidak bertempat di ruang kuliah. FGD kali ini bertempat di KFC kedaton (10/1). Ini adalah FGD pertama di tahun 2017. Sama seperti FDG sebelumnya, KPK selalu mengemas FDG dengan suasana yang santai tapi topik bahasan yang berkualitas. Bisa kita bilang Quality Time For Knowledge.

KPK menghadirkan pemateri Triyadi Isworo (Wartawan Lampost) yang juga merupakan Alumni dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP UNILA angkatan 2010. Dengan kecakapan dari bang woro sebagai pemateri FGD kali ini dapat menghidupkan suasana diskusi pada malam hari ini. Sehingga antusias peserta pun cukup baik dan diskusi pun dinilai cukup kondusif dengan jumlah peserta yang melebihi target yang telah dtetapkan yaitu 25 peserta. Karena memang FGD kali ini kuota peserta dibatasi pasalnya melihat situasi tempat pelaksanaan FGD kali ini.

Tanggapan dari ketua dan sekertaris bidang KPK mengenai FGD kali ini sudah cukup baik dilihat dari partisipasi peserta menanggapi diskusi politik masa kini. Banyak peserta yang hadir dalam acara ini sehingga terlihat bahwa banyak sekali mahasiswa yang ingin mengtahui dan mengembangkan pengetahuannya mengenai perkembangan dunia politik saat ini.


Jumat, 11 Desember 2015

YANG TAK DIPERDULIKAN



Serangkai ungkapan yang diucapkan oleh dua orang mahasiswa, tengah menggambarkan suasana hati mereka yang tengah gundah dalam menikmati fasilitas kampusnya. Mereka berharap tulisan ini dapat didengar dan dimengerti oleh pihak yang bersangkutan. Berikut tulisannya.

"Aku adalah mahasiswa dikampus hijau yang indah. Disini aku menuntut ilmu untuk masa depanku, setiap hari aku berjalan melewati tangga-tangga kecil menuju kelas. Kelas yang mulai kotor dan berantakan. Aku duduk dibangku kecil, bangku yang kurasa sudah tak nyaman lagiuntuk ku duduki. Ruangan tanpa angin yang berhembus, panas dan pengap. Apa ini kelas yang akan membawaku kemasa depan yang baik? Ya, bisa dibilang begitu. Para pengajar memang baik dalam memberikan pelajarannya, tapi apakah aku bisa belajar dengan baik dengan kondisi kelas ini?
Aku fikir uang yang orangtuaku keluarkan untuk biaya kuliah dikampus ini cukup besar, apa ini imbalan yang dapat aku peroleh? Bukannya aku ingin berprasangka buruk, tetapi akuheran kemana larinya uang kami? Selayaknya mahasiswa, kami dituntut untuk berfikir kritis dalam menghadapi situasi dan kondisi di sekitar. Wajar jika dalam halnya mahasiswa tanggap dalam situasi ini demi tercapainya suatu tatanan yang diinginkan."

By: Rika & Riya

Sabtu, 06 Juni 2015

Pengumuman Pembekalan KKN Periode II 2015

 
 
Adm.News - Sehubungan akan dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II 2015 maka jadwal pembekalan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2015. Seluruh peserta KKN (FKIP, FK, MIPA, FP, FH, FT, FEB, ISIP) diharapkan hadir pukul 07.30 wib di GSG Universitas Lampung.
 
Info lebih lanjut, silahkan hubungi sekretariat BP-KKN Unila  
 

Kamis, 28 Mei 2015

Rumah Baca LMC Unila di Resmikan

Image result for rumah baca
Adm.News - Universitas Lampung (Unila) meresmikan rumah baca di Desa Margasari, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur, Jumat (22/5) lalu. Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekaligus mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyaraat (LP2M) Unila Dr. Eng. Admi Syarif, menjelaskan, peresmian rumah baca ini adalah kelanjutan dari program 50.000 buku yang digagas lembaganya. Dengan fasilitas itu diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar untuk mengasah ilmunya.

Menurutnya, pendirian rumah baca ditujukan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Selain menjaga kelestarian mangrove, rumah baca dijadikan media untuk mereka mengasah ilmu dan keterampilan.

“Kami menargetkan hingga September, tepatnya pada dies natalis emas Unila terkumpul 50 ribu buku. Saat ini masih berkisar sekitar 10.000 buku. Di Desa Margasari ini juga terdapat Lampung Mangrove Center (LMC) milik Unila yang dikelola oleh masyarakat. Semua buku itu akan menjadi koleksi di rumah baca Mangrove Center kita,” paparnya.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., menambahkan, kegiatan dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia bagi siswa di wilayah pesisir, khususnya di Desa Margasari yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Unila.

Unila selalu mendukung rumah baca Mangrove Center guna meningkatkan pendidikan masyarakat melalui pendirian fasilitas pendukung. Sehingga dapat membawa dampak yang besar bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian mangrove ini. Selain meresmikan rumah baca, Unila menyosialisasikan kepada masyarakat terkait apa saja yang sudah dicapai. Serta menyosialisasikan program Unila untuk pengabdian kepada masyarakat.
Diketahui, mangrove binaan LP2M Unila menjadi yang terbaik di Indonesia. Hal ini berdasarkan klaim sejumlah peneliti dari Saga University, Yokohama University, dan sejumlah universitas luar negeri lainnya. LP2M Unla juga terus berkomitmen mengembangkan Desa Margasari sebagai desa binaan. Komitmen itu terkait pengembangan LMC di wilayah tersebut.
Sumber: unila.ac.id


Honor Peneliti dari Hibah Dikti Ditiadakan


Adm.News - Honorarium dosen peneliti yang bersumber dari dana hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) mulai tahun ini ditiadakan. Peraturan berlaku untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan swasta se-Indonesia.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Lampung (Unila) Dr. Eng. Admi Syarif, Selasa (26/5) mengatakan, pihaknya baru menerima surat edaran beberapa waktu lalu. Ia juga memperlihatkan surat edaran bernomor 1173/E5.1/TL/2015 berkop Kemendikbud Dikti.

Dalam surat edaran itu Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mulai tahun ini menghapus honorarium daosen yang melakukan penelitian dengan sumber dana hibah Dikti. Dikti menilai, penelitian adalah tugas pokok dosen dalam pelaksanaan tri darma perguruan tinggi.

Admi menjelaskan, sebelumnya dosen yang meneliti berhak mendapatkan 30 persen honor dari total dana hibah penelitiannya. Rata-rata setiap peneliti mendapatkan dana sekitar Rp100 juta. Menurutnya,  aturan tersebut masih mengizinkan dosen peneliti memberikan honor kepada tenaga pembantu peneliti maksimal Rp35 ribu per jam.

Aturan tersebut segera disosialisasikan dan dilaksanakan tahun ini kepada para dosen penerima hibah penelitian. “Tahun ini kami menerima dana hibah bagi dosen sebanyak Rp13 miliat,” kata Admi.

Dana tersebut meningkat dibanding sebelumnya yang berkisar Rp11 miliar. Peningkatan jumlah itu dipengaruhi bertambahnya jumlah dosen peneliti di Unila. Jumlah dosen peneliti tahun ini sekitar 200 orang.

“Semoga peraturan itu tidak mengurangi semangat penelitian para dosen karena mereka sudah mendapatkan dana tunjangan profesi yang berkisar Rp7 juta-Rp10 juta,” pungkasnya.
 
Sumber: unila.ac.id

Sosialisasi Pengembangan PUI 2015

http://www.aktual.co/images/content/2014/12/17/d899538116a085a1f4b0579bdadf676a_a.jpg

Adm.News - Kementerian Riset Teknologi (Kemenristek) melakukan sosialisasi kegiatan pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2015 di Universitas Lampung (Unila). Asisten Deputi Relevansi Program Riset Iptek selaku penanggung jawab menyosialisasikan PUI di ruang sidang gedung Rektorat, Rabu (20/5).

Kegiatan tersebut menghadirkan Asisten Deputi Relevansi Program Riset Iptek, Deputi Bidang Relevansi dan Produktivitas Iptek, Ir. Santoso Yudo W, M.T., sebagai pemateri, dan para peserta yang terdiri dari dosen peneliti, ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta kepala pusat studi di LP2M di lingkungan Unila.

Dalam pemaparannya Santoso menyampaikan, PUI merupakan salah satu indikator kinerja utama Kemenristek. Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya dalam penguatan kelembagaan iptek dalam rangka penguatan Sistem Inovasi Nasional yaitu melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan iptek.

Pusat Unggulan Iptek yang dimaksud, katanya, adalah suatu organisasi baik berdiri sendiri maupun berkolaborasi dengan organisasi lainnya (konsorsium) yang melaksanakan kegiatan-kegiatan riset bertaraf internasional pada bidang spesifik secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang sangat tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna iptek. “Pengembangan PUI dilakukan dengan memerkuat lembaga litbang yang telah ada, agar dapat dicapai kinerja litbang dengan standar yang tinggi,” ujar Santoso.

Saat membuka kegiatan, Ketua LP2M Unila Dr. Eng. Admi Syarif mengatakan, Universitas Lampung sangat menyadari pentingnya inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kegiatan sosialisasi program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek yang dimaksudkan untuk menjaring lembaga-lembaga yang berpotensi untuk diseleksi dan dikembangkan menjadi Pusat Unggulan Iptek.

Menurutnya, program pengembangan Pusat Unggulan Iptek ini merupakan salah satu cara yang sangat efektif dapat rangka meningkatkan motivasi lembaga litbang untuk dapat lebih produktif sehingga mampu bersaing dan menjadi pusat rujukan untuk bidang spesifik bagi lembaga litbang dalam negeri maupun internasional.

Pada acara sosialisasi tersebut disampaikan kriteria Pusat Unggulan Iptek, tema prioritas tematik Pusat Unggulan Iptek yang akan dikembangkan, sistem insentif yang akan diberikan kepada Pusat Unggulan Iptek dan output yang harus dihasilkan oleh Pusat Unggulan Iptek. Tanggapan yang cukup antusias serta harapan-harapan banyak disampaikan oleh peserta sosialisasi tersebut.

Sumber: unila.ac.id

Baznas Sediakan Biaya Hidup Bagi Mahasiswa PMPAP

 Image result for logo baznas

Adm.News - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung menggandeng Universitas Lampung (Unila) dalam rangka mewujudkan kerja sama bidang penyaluran beasiswa bagi mahasiswa prasejahtera, khususnya Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP).

Kerja sama tersebut berupa penyaluran biaya hidup selama mahasiswa menempuh pendidikan di Universitas Lampung. Kesepakatan itu diungkapkan Ketua Baznas Lampung Muhfud Santoso saat melakukan kunjungan di ruang kerja Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., Rabu (20/5) lalu.

Dalam kesempatan itu Mahfud Santoso sangat mendukung program PMPAP yang digagas Sugeng. Menurutnya program ini mampu mengakomodasi anak-anak dari keluarga prasejahtera di pelosok untuk bisa melanjutkan kuliah. Jika harus mengikuti tes seleksi kemungkinan untuk diterima di Unila sangat kecil. Oleh sebab itu mereka harus diberi akses khusus,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Sugeng menyambut baik maksud Baznas Lampung yang akan turut membantu mengentaskan kemiskinan melalui program PMPAP.  Sugeng menjelaskan, anak-anak yang berasal dari pelosok itu bukannya tidak pintar secara akademik. Melainkan hanya tidak memiliki waktu dan uang untuk mengikuti bimbingan belajar dengan biaya tinggi. “Sedangkan mereka terpaksa bersekolah di kampung dengan kondisi seadanya,” kata dia.

Namun terbukti mahasiswa dari pelosok ini mampu bersaing mengikuti perkuliahan, lulus tepat waktu, bahkan dengan predikat cum laude. Awalnya, lanjut dia, mereka memang sedikit terkendala karena masih proses adaptasi. Ini dapat dilihat dari indeks prestasi mereka yang tidak lebih dari 2.00 dari standar 4.00 pada semester I dan II. Namun setelah semester III mereka sudah mampu mengikuti perkuliahan dengan nilai yang sangat bagus.

“Contohnya kemarin mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dari program PMPAP mampu lulus dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat cum laude. Artinya secara akademik mereka mampu bersaing,” urainya.

Atas dasar itu lah Baznas Lampung bertekad membantu memberikan biaya hidup bagi mahasiswa yang kurang mampu agar dapat kuliah dan memiliki kesempatan untuk mengubah masa depan menjadi lebih baik.

Selain Mahfud, turut hadir anggota Baznas lainnya yakni Afif Manaf, Abshor Marantika, dan Rita Linda. Pengurus Dewan Pendidikan yang turut mendampingi adalah Warsito dan Sri Wahyuni.
Sumber: unila.ac.id

Sosialisasi Jabatan Karir Dosen Unila


Adm.News - Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan dan RB) Nomor 17 Tahun 2013 Jo Nomor 46 tahun 2013, dosen yang masih memliki ijazah Sarjana (S1), apabila tidak memperoleh ijazah Magister (S2), jenjang jabatan atau pangkat golongan ruang paling tinggi adalah Lektor, pangkat Penata Tingkat I, golongan ruang III/d atau jabatan golongan ruang terakhir yang dimiliki.

“Prestasi kerja yang dilakukan dosen sampai dengan berlakunya peraturan menteri ini dinilai berdasarkan Keputusan Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 38/KEP/MK/.Waspan/8/1999,” ujar Taufan Sudrajat, S.T., M.Si., saat menjadi narasumber Sosialisasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Dosen sesuai Permenpan dan RB Nomor 17 Tahun 20113 Jo Nimor 46 Tahun 2013 Universitas Lampung, di Tabek Indah, Bandarlampung, Jumat (22/5) lalu.

Lebih lanjut diungkapkan Taufan, Permenpan dan RB 17 Tahun 2013 menjelaskan, jabatan dosen adalah jabatan akademik dan status dosen terdiri atas dosen tetap dan dosen tidak tetap. “Jenjang jabatan akademik dosen tetap terdiri atas asisten ahli, lektor, lektor kepala, dan professor,” katanya.

Sebelum membuka kegiatan, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., mewakili Rektor Unila berharap, sosialisasi ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta untuk memahami implementasi dari terbitnya peraturan baru tentang jabatan fungsional dosen dan angka kreditnya.

Di mata universitas, katanya, kemajuan itu akan selalu bersinggungan dengan karir dosen. “Tidak mungkin Unila bisa mencapai world class university kalau dosen terhambat naik pangkatnya. Kemajuan kampus ini sangat tergantung dengan karir dosen. Kalau penelitinya produktif rating juga meningkat dan dipastikan Unila semakin maju,” ungkap Hasriadi.

Dalam kegiatan ini disampaikan pula draf petunjuk teknis Permendikbud jabatan akademik. Para peserta yang terdiri dari kepala biro, para wakil dekan pascasarjana, para ketua lembaga, para ketua jurusan/bagian, para kepala bagian tata usaha, kasubbag perencanaan dan kepegawaian, para dosen yang mewakili per jabatan fungsional, serta tim verifikasi sangat antusias sepanjang kegiatan berlangsung. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan peserta.
 
Sumber: unila.ac.id

Senin, 20 April 2015

Unila-Radar Lampung Bantu Entaskan Kemiskinan Melalui PMPAP



Adm.News - Universitas Lampung (Unila) dan PT Wahana Semesta Lampung (Radar Lampung) lakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sosialisasi Rekrutmen dan Pencarian Orang Tua Asuh Bagi Mahasiswa Miskin Melalui PMPAP (Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan).

Penandatanganan PKS dilakukan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., dan Direktur Group Radar Lampung Ardiansyah di Graha Pena, Studio I Radar TV Lampung, Jumat (17/4). Program dilakukan kedua belah pihak dalam rangka upaya memajukan pendidikan keluarga prasejahtera, khususnya di Provinsi Lampung.

Usai melakukan penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Eksklusif Unila-Radar Lampung Group Peduli Pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unila menyampaikan bahwa program PMPAP sudah dimulai sejak 2011 lalu. Program diperuntukkan bagi para siswa SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana dan berasal dari keluarga prasejahtera.

Sugeng merinci, tahun 2015-2016 ini Unila mengalokasikan kuota PMPAP sebanyak 10 persen dari total penerimaan mahasiswa baru. Mekanisme program yakni Unila membebaskan biaya kuliah full selama delapan semester. Oleh karena itu Unila menggandeng Radar Lampung agar informasi program dapat tersosialisasi secara optimal.

“Selain itu melalui MoU yang telah ditandatangani ini kami (Unila, red) berharap banyak pihak yang berpartisipasi menjadi orang tua asuh bagi mahasiswa PMPAP Unila. Sehingga mereka yang berasal dari daerah pelosok dapat terus melanjutkan pendidikannya tanpa harus tersendat masalah biaya hidup selama berada di bangku perkuliahan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebu Direktur Radar Lampung Ardiansyah menilai, program PMPAP akan bisa menjawab persoalan pendidikan terutama bagi keluarga prasejahtera. Menurutnya, fenomena yang terjadi di berbagai pelosok daerah terpencil rata-rata mereka yang kurang mampu cenderung memiliki banyak anak dan menikah dengan mereka yang juga berasal dari kalangan prasejahtera.

Dengan fenomena tersebut maka kemiskinan akan terus menjadi persoalan dan mata rantainya sulit untuk diputus. Oleh karena itu Unila membuka PMPAP yang mana program ini disediakan bagi mereka yang tidak mampu. Radar Lampung, kata dia, ingin menjadi garda terdepan dalam membantu memberikan akses bagi semua lapisan masyarakat sehingga program ini tepat sasaran. Salah satunya dengan memberikan program pedampingan bagi mahasiswa PMPAP.

“Kami sudah lama menantikan program semacam ini. Seandainya program serupa bisa diterapkan oleh seluruh perguruan tinggi negeri maka bangsa ini akan lebih mudah mengatasi kemiskinan. Program ini wajib dijaga, didukung pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh stakeholder di Lampung,” paparnya.

Dokumentasi: 

Sumber: unila.ac.id
 

Jumat, 17 April 2015

Unila Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Bank Mitra



Adm.News - Dalam rangka mengadakan evaluasi kinerja kerja sama, Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan bank-bank mitra, Kamis (16/4). Kelima bank mitra itu meliputi Bank Bukopin, BRI, BNI, Mandiri, dan Bank Lampung.

Pertemuan yang berlangsung di ruang sidang lantai II Gedung Rektorat ini dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S., didampingi Kepala Biro Umum Keuangan dan Kepegawaian Bustami, S.H. M.H., dan Kepala Bidang Keuangan Sariman, S.H.

Dalam kesempatan itu Dwi menyampaikan, pihaknya mengundang pimpinan maupun perwakilan lima bank mitra yang bekerja sama dengan Unila dalam rangka evaluasi kinerja agar lebih transparan sekaligus mengoptimalkan manfaat yang dirasakan kedua belah pihak sebagai pelaku kerja sama.

Terdapat 11 item kategori penilaian kinerja bank mitra yang dievaluai. Meliputi tingat suku bunga rekening giro, tingkat suku bunga rekening deposito, biaya administrasi rekening, pelaporan rekening, aksesibilitas layanan keuangan, transparansi informasi dan cara konsumen, ketepatan pembayaran sewa, layanan host to host, rasio kecukupan modal/CAR, pemberian CSR, serta penawaran spesial.

Peraih hibah stranas Unila ini menerangkan, secara rinci biaya administrasi rekening bank untuk giro, deposito, dan biaya cash management antarbank sangat bervariasi. Ada yang memberikan secara gratis ada pula yang berbayar.

Begitu pula dengan pelaporan rekening. Ketepatan waktu, detail informasi, dan format laporan yang disuguhkan bank-bank mitra ada yang detil, kurang detil, dan ada pula yang dirasa masih perlu perbaikan. “Misalnya seperti keterangan SPP masih ada yang gelondongan/tidak merinci nama mahasiswa, ada pula saat cetak rekening koran operasional BLU masih tercampur dengan bulan sebelumnya,” ujarnya.

Beralih ke item selanjutnya yakni aksesibilitas layanan keuangan yang memuat waktu pengecekan saldo ada yang ditampilkan secara real time ada pula yang laporannya hanya bila diunduh menggunakan internet Explorer.

Sedangkan transparansi informasi dan cara konsumen seperti pemberitahuan bila ada kenaikan/penurunan tingkat suku bunga, kesalahan sistem, dan lain-lain rata-rata dari lima bank mitra yang bekerja sama, masih pasif. Selain itu masih terdapat hal-hal yang perlu dibenahi. Seperti ketepatan pembayaran sewa, pengadaan layanan host to host, penyaluran CSR, keberadaan kantor kas di Unila, dan penawaran spesial di tahun 2015.

“Tujuan kita adakan evaluasi ini tidak lain agar ke depan lebih baik. Yang namanya bermitra, kedua belah pihak harus merasa nyaman dan ini juga dilakukan untuk menutup raport kita yang tidak bagus di tahun sebelumnya,” kata dia.

Dwi juga menambahkan, penawaran spesial di 2015 tidak mesti dalam bentuk bunga deposito melainkan ikut berpartisipasi dalam hajat besar Unila yakni pada Dies Natalis ke-50 pada 23 September mendatang. “Bisa dalam bentuk sponsor tunggal, pembuatan seragam, ataupun kendaraan. Saya berharap bank-bank mitra bisa ikut berpartisipasi sesuai dengan kemamuannya,” pungkasnya.

Dokumentasi: 





Sumber: unila.ac.id

Rabu, 15 April 2015

Unila Pertahankan Peringkat “Wajar Tanpa Pengecualian”




Adm.News - Universitas Lampung (Unila) Hari ini, Rabu (15/4), menerima hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Indarto Waluyo. Hasil audit eksternal pada sistem keuangan Unila tersebut menyatakan bahwa Kampus Hijau ini mendapatkan peringkat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

Penyampaian laporan hasil audit eksternal ini berlangsung di ruang sidang lantai II gedung Rektorat Unila. Sebelumnya pada awal Maret lalu Unila dan KAP Indarto Waluyo mengadakan temu awal yang dihadiri para dekan, wakil dekan bidang II, kepala UPT, ketua lembaga, kepala biro, SPI, dan tim keuangan. 

Unila melakukan kerja sama dengan tim independen ini dengan melibatkan seluruh unit kerja di lingkungan fakultas Unila dan satuan kerja lain. Proses audit berlangsung sejak 11 Maret hingga 31 Maret lalu.

Indarto Waluyo, S.E.Akt., M.Acc, CPA., selaku pihak penyelenggara proses audit Unila menerangkan, pelaksanaan anggaran di Unila tahun buku 2014 cukup memadai. Dari proses audit yang telah diselenggarakan Unila mampu mengumpulkan bobot poin sebesar 84 persen.

Sehingga audit yang telah dilakukan menghasilkan opini bahwa keuangan Unila Wajar Tanpa Pengecualian. Namun ia juga menyampaikan masih ada beberapa unit kerja di lingkungan Unila yang memerlukan perbaikan dalam sistem pengelolaan keuangan.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S., mewakili rektor Unila mengatakan, Unila telah melakukan yang terbaik. “Namun saya mengimbau kepada seluruh unit kerja untuk segera menindaklanjuti beberapa poin yang masih perlu diperbaiki. Hal ini penting agar ke depan hal serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Sumber: unila.ac.id

Selasa, 14 April 2015

Perpanjangan Pendaftaran KKN


 
Adm.News - Perpanjangan Pendaftaran KKN Kebangsaan dan regular.
 

Pengumuman :
1.  17 April 2015 batas akhir pengumpulan berkas KKN Kebangsaan
2.  18 April 2015 tes wawancara pukul 08.00 WIB di sekertariat BP KKN
3.  20 April 2015 Pengumuman hasil seleksi KKN Kebangsaan (lihat web kkn.unila.ac.id)
4.  21 April 2015 Batas akhir pendaftaran KKN Regular secara online
 
 
bagi yang telah mendaftar KKN kebangsaan dan tidak lulus seleksi, harap mendaftar KKN regular dengan melengkapi "surat pernyataan kesediaan" dan meminta token di sekertariat BP KKN untuk mendaftar secara online....
 
Demikian pengumuman ini...  
Sumber: kkn.unila.ac.id

LPDP Kembali Gelar Sosialisasi Layanan




Adm.News - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia kembali menyosialisasikan program beasiswa di Universitas Lampung (Unila), Kamis (9/4) lalu. Kegiatan yang berlangsung di Lantai IV, Gedung Rektorat Unila ini disampaikan Direktur LPDP Abdul Kahar, Asesor LPDP Prof. Siti Herlinda, dan Senior Analis Beasiswa LPDP Setiawan. 

Sosialisasi ini diperuntukkan bagi para peserta yang terdiri dari mahasiswa tingkat akhir, dosen muda, alumni muda dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Lampung sebagai generasi penerus, termasuk juga wakil pemerintah daerah yang menjadi target beasiswa LPDP meliputi Pesawaran, Lampung Utara, Lampung Barat, dan Waykanan.

Dalam sambutannya mewakili Wakil Rektor IV Unila, Dr. Ing. Ardian Ulvan mengatakan, kegiatan dibagi menjadi dua sesi yakni presentasi program beasiswa magister dan doktoral serta pemaparan program pendanaan riset LPDP bagi para dosen peneliti.

“Selain beasiswa ada dana untuk riset dan lain-lain. Semoga acara ini bermafaat dan ke depan Unila dapat memanfaatkan kerja sama ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Abdul Kahar mengatakan, LPDP merupakan institusi pemerintah yang berada di bawah Kemenkeu. Berbagai program layanan LPDP meliputi beasiswa, pengembangan dana, pendanaan riset, dan rehabilitasi fasilitas pendidikan.

Timeline seleksi program beasiswa ini dibagi menjadi empat periode. Dimulai dari periode I pada 20 November-23 Januari, periode II 24 Januari-27 April, periode III mulai 28 April-24 Juli, sedangkan periode IV mulai 28 Juli hingga 19 Oktober 2015.

Adapun beasiswa pendidikan Indonesia terbagi menjadi magister doktor, tesis disertasi, spesialisasi kedokteran, afirmasi, Indonesia presidential scholarship. Sedangan bidang ilmu dan tema prioritas meliputi teknik, sains, kelautan dan perikanan, pertanian, kedokteran/kesehatan, akuntansi/keuangan, pendidikan, hukum, agama, sosial, ekonomi, budaya, seni, dan bahasa.

Tema prioritas meliputi kemaritiman, perikanan, pertanian, ketahanan energi dan pangan, industri kreatif, menajemen pendidikan, teknologi transportasi, teknologi pertahanan dan keamanan, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi kedokteran dan kesehatan, lingkungan hidup, keagamaan, keterampilan, ekonomi/keuangan syariah, budaya/bahasa, serta hukum bisnis internasional.

Total target layanan beasiswa LPDP 2015 adalah 3.100 orang. Penerima beasiswa level doktor diharapkan meningkat 40 persen dibandingkan tahun lalu. Oleh karena itu bagi para peserta jangan takut bersaing. Yang penting sudah mempersiapkan diri guna memenuhi kriteria dan lewat seleksi administrasi.

“Setelah terpilih, akan ada program pengelolaan talent management sebagai filter, baru muncul lah strong leadership yang diharapkan mampu memajukan bangsa ini ke depan,” imbuhnya.
 
Sumber: unila.ac.id

LP2M Edukasi Masyarakat Margasari Melalui Rumah Baca

 
 
Adm.News - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung (LP2M Unila) upayakan program edukasi bagi masyarakat Desa Margasari, Lampung Timur. Salah satunya dengan merencanakan pendirian rumah baca bagi masyarakat setempat.

Saat ini pihak LP2M terus mengupayakan sumbangan buku sebagai sarana utama pendirian rumah baca. Hal ini untuk memenuhi target 100 ribu buku yang akan dikumpulkan untuk masyarakat pesisir di kawasan ekowisata Lampung Mangrove Center milik Unila dalam waktu dekat.

Ketua LP2M Unila Dr. Eng. Admi Syarif mengatakan, rumah baca tersebut sengaja dibangun di wilayah ekowisata hutan mangrove sebagai wujud nyata implementasi tridarma perguruan tinggi Unila, khususnya peran pengabdian Unila bagi masyarakat Desa Margasari yang telah mendukung keberadaan hutan mangrove.

“Ini penting dilakukan. Keberadaan rumah baca ini sebagai wujud nyata kepedulian kami terhadap masyarakat di Margasari dan juga sebagai bagian dari kerja sama karena masyarakat selama ini mau menjaga keberadaan mangrove kita,” ujar Admi.

Menurut Admi, edukasi terhadap masyarakat desa tentang penting dan asyiknya membaca buku adalah program awal. Prioritas dari program edukasi tersebut adalah menyediakan pusat baca pedesaan.

Buku-bukunya disuplai oleh orang-orang yang peduli dengan pentingnya membaca buku, sehingga buku-buku yang tersedia di pusat baca bukanlah buku-buku yang isinya kurang bermutu, melainkan buku-buku yang akan menginspirasi orang untuk maju.

Setahap demi setahap, dengan semakin tingginya ketertarikan terhadap bahan bacaan, diharapkan buku pun akan diminati masyarakat desa sebagai sebuah produk yang wajib dibeli.

Kendati demikian, target 100 ribu buku yang rencananya terkumpul akhir April mendatang masih menjadi pekerjaan rumah bagi LP2M. Mengingat hingga saat ini belum banyak buku yang terkumpul. 
 
“Untuk itu kami mengimbau kepada calon donator buku, khususnya buku anak-anak, untuk mengemasnya. Kami siap jemput bola karena ini kita lakukan memang untuk masyarakat,” pungkasnya.
 
Sumber:  unila.ac.id

Seminar Sehari: Langkah Konkret Kesejahteraan Rakyat Melalui Koperasi

 

Adm.News - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) bekerja sama dengan Jaringan Prodemokrasi menggelar seminar sehari Demokrasi Substansial Menuju Kesejahteraan Rakyat: HGU Untuk Koperasi Rakyat, Langkah Konkret Mensejahterakan Rakyat. Kegiatan dihelat di Aula FISIP Unila, Kamis (9/4) lalu.

Dalam sambutannya Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unila Dr. Eng. Admi Syarif, mewakili Rektor mengatakan, persoalan tanah dan pertanian merupakan isu yang strategis dan sangat potensial, khususnya di wilayah Indonesia dan Provinsi Lampung.

Lampung, kata dia, merupakan salah satu provinsi yang memiliki keunggulan di bidang pertanian. Ironisnya, jumlah petani semakin berkurang seiring dengan minimnya lahan pertanian. Menurut Admi, kini petani bukan lagi profesi yang menarik di perdesaan.

Kondisi itu sangat miris manakala Lampung digadang-gadang menduduki posisi ketiga di dunia khususnya untuk produksi nanas, nomor tujuh untuk produksi padi, dan nomor satu untuk produksi singkong di Indonesia, tetapi rata-rata luas lahan pertanian yang dikelola tidak kurang dari seperempat hektare untuk satu petani.

“Kita bandingkan dengan Jepang yang mengolah 17,5 hektare, Amerika Serikat mengelola 25 hektare, dan Australia seluas 12 hektare rata-rata per kepala keluarga per petani. Karena itu kita memang perlu berdiskusi banyak tentang isu ini, khususnya hak guna usaha untuk petani sehingga bisa menjadikan petani kita ke depan lebih maju lagi serta mengembalikan petani sebagai profesi yang membanggakan,” imbuhnya.

Noer Fauzi Rachman yang menjadi pemateri dalam seminar bertajuk “Mengembalikan Profesi Petani Sebagai Profesi yang Membanggakan” ini memaparkan, kesempatan kerja di sektor pertanian semakin menyempit dari tahun ke tahun dibanding dengan mereka yang membutuhkan pekerjaan ini. Minat bekerja pada bidang pertanian juga semakin menipis.

Banyak sekali lapisan orang miskin di pedesaan itu, mayoritas yang tidak bertanah dan tidak bisa menikmati sekolah tinggi harus mengambil risiko pergi ke luar desa untuk mendapatkan pekerjaan melalui kerja migran di kota provinsi hingga luar negeri.

Menurut Noer Fauzi, cara pembentukan system produksi kapitalis khususnya akibat-akibat dari perluasan konsensi-konsensi proyek pertambangan, kehutanan, perkebunan, infrastruktur, dan lainnya merupakan sisi gelap dari sistem pertanian di negara ini. Produktivitas rakyat yang hidup di sistem-sistem produksi yang akan dihancurkan oleh sistem produksi kapitalistik yang baru ini sesungguhnya diabaikan dan sama sekali tidak diperhitungkan dan dihargai.

Sisi gelap ini berusaha disembunyikan dari cerita-cerita publik, lebih-lebih di kantor pemerintah. Sebaliknya kebijakan dan fasilitas pemerintah diarahkan untuk mempermudah para perusahaan raksasa bekerja untuk memperbesar kapasitas produksi komoditas-komoditas global, mensirkulasikannya, dan menjualbelikan sedemikian rupa sehingga menghasilkan keuntungan dan penumpukan kekayaan.
 
Sumber: unila.ac.id

Unila Tandatangani MoU dengan Tiga Lembaga


Adm.News - Guna meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) Lampung melalui pendidikan tinggi, Universitas Lampung (Unila) melakukan kerja sama dengan tiga lembaga yakni TVRI, Telkomsel, dan Lampung Post.

Melalui Rektor Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto M.S., kerja sama diawali dengan menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding-MoU) sebagai payung hukum.

Pendandatanganan dilakukan oleh Kepala stasiun TVRI Lampung Syarifudin, Manajer Telkomsel Lampung Eko Atmaja, dan Direktur PT Masa Kini Mandiri (Lampung Post) Raphael Udik Yunianto di ruang sidang senat Rektorat Unila, Senin (6/4) lalu.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Teknologi Informasi, dan Komunikasi Unila John Hendri, kepala biro, ketua lembaga, dan para dekan di lingkungan kampus setempat.

Dalam sambutannya Sugeng mengatakan, kerja sama ini masih secara umum antarlembaga dan ke depan akan ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai poin-poin kerja sama yang dilakukan.

Guru Besar Manajemen Kehutanan Unila ini berharap, kerja sama tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM Lampung melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas hingga mendukung pecapaian visi Unila menjadi world class university pada 2025.

“Kerja sama ini merupakan kelanjutan MoU yang sudah ditandatangani beberapa waktu lalu. Kerja sama bertujuan untuk membangun SDM di Provinsi Lampung. Oleh karena itu pihak-pihak yang terlibat harus saling mengisi dan bersinergi agar SDM Lampung lebih berkualitas lagi. Ini tantangan kita bersama,” imbuhnya.

Sugeng menambahkan, saat ini Unila tengah membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Lampung untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi di Unila melalui berbagai jalur. Baik melalui jalur seleksi nasional hingga jalur khusus untuk kalangan calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Media, kata dia, memiliki andil untuk dapat menyebarluaskan berbagai informasi tersebut.

“Sedangkan dengan Telkomsel, akan berkaitan langsung dengan peningkatan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Unila. Selain itu penyaluran CSR bidang pendidikan bagi perguruan tinggi,” pungkasnya.
 
Sumber: unila.ac.id

Sabtu, 11 April 2015

Unila Persiapkan Pemindaian UN 2105



Adm.News - Sebagai salah satu dari 51 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia, Universitas Lampung (Unila) dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015. Unila juga dilibatkan sebagai mitra dalam melakukan proses pemindaian. 

Ketua Panitia Lokal Pembantu Pelaksana dan Pemindaian UN SMA sederajat Unila Budi Kustoro menyebut, pihaknya berencana meminjam 10 alat pemindai (scanner) milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung guna mendukung proses pemindaian Lembar Jawab Ujian Nasional (LJUN) untuk jenjang SMA sederajat seperti MA, SMK, SMA, dan Paket C.

“Kita sudah komunikasikan hal ini kepada Disdikbud Lampung jauh hari sebelum pelaksanaan UN konvensional tulis menulis atau paper based test (PBT), tingkat SMA sederajat 13 April mendatang,” ujarnya, kemarin.

Diakui Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila ini, pihaknya meminjam 10 alat pemindai karena ketersediaan di Unila belum mencukupi. Selain itu scanner yang dimiliki Unila saat ini termasuk jenis mesin pemindai lama sementara teknologi pemindaian terus berkembang sehingga dibutuhkan alat dengan teknologi yang lebih mutakhir.

“Kita juga sudah memesan 10 scanner baru dengan alokasi anggaran APBD sebesar Rp5 miliar. Rencananya alat itu didatangkan dalam waktu dekat. Jadi tim teknis kami dari Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Lampung (UPT TIK Unila) langsung bisa menformatnya didampingi tim dari Disdikbud Lampung,” jelasnya.

Humas dan Koordinator Tim Pemindaian Hasil Ujian Nasional (UN) SMA 2015 Lampung Muhamad Komarudin menambahkan, upaya peminjaman alat tersebut sebagai langkah antisipasi dan persiapan dalam menghadapi UN yang akan dihelat kurang dari dua pekan lagi.

Oleh karena itu dalam rangka memperlancar prosesnya, pihak Unila langsung melakukan koordinasi dengan Disdikbud Lampung. Saat ini pria yang juga kepala UPT TIK Unila ini menyebutkan pihaknya masih memiliki 2 unit high speed scanner, namun masih belum memadai untuk menghandel proses pemindaian 500 ribuan LJUN SMA sederajat di Lampung.

Dosen Fakultas Teknik Unila ini optimistis dengan scanner yang ada nanti proses pemindaian akan lebih singkat sehingga mempercepat waktu untuk melakukan verifikasi lanjutan.
 
Sumber: unila.ac.id

Rektor Lakukan Pengangkatan 24 Pejabat Baru




Adm.News - Menyesuaikan nomenklatur baru sebagai manifestasi perubahan Organisasi Tata Kerja (OTK), Universitas Lampung (Unila) melalui Rektor Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., kembali melakukan pemberhentian dan pengangkatan 24 pejabat di lingkungan kampus setempat, Senin (6/4).

Berlangsung di ruang sidang lantai IV gedung Rektorat, serah terima jabatan dilakukan kepada 24 pejabat baru di lingkungan rektorat hingga fakultas. Salah satunya memberhentikan dengan hormat Dr. Sutyarso, M. Biomed selaku Dekan Fakultas Kedokteran Unila periode 2011-2015 dan mengangkat dr. Muhartono, M.Kes. Sp.PA., sebagai Dekan Fakultas Kedokteran periode 2015-2019.

Selain itu pemberhentian dengan hormat dilakukan kepada Dr. Einde Evana, S.E.M.Si.Akt., dari jabatan Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila digantikan oleh Dr. Fajar Gustiawaty Dewi, S.E. M.Si. Akt. Sementara itu jabatan Sekretaris Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unila yang sebelumnya dijabat oleh Dr. Riswanti Rini, M.Si., kini digantikan Drs. Supriyadi, M.Pd., dalam jabatan yang sama.

Pengangkatan juga dilakukan kepada pejabat di lingkungan LP3M Unila yakni Dr. Dwi Yulianti, M.Pd., sebagai Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran, Dr. Elida Purba, S.T.M.Sc., selaku Kepala Pusat Penjaminan Mutu (PPM), serta Prof. Warsito, S.Si.DEA. Ph.D., sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum (PPK).

Selanjutnya pelantikan dilakukan bagi pejabat di lingkungan LPPM Unila yakni Dr. Erdi Suroso, S.T.P. M.T.A., selaku Kepala Puslitbang Lingkungan Hidup, Dr. Melya Riniarti, S.P.M.Si., sebagai Kepala Puslitbang Pesisir dan Kelautan, Drs. Iqbal Hilal, M.Pd., sebagai Kepala Puslitbang Budaya Lampung dan Kearifan Lokal, Dr. Hartoyo, M.Si., sebagai Kepala Puslitbang Kebijakan Publik dan Pengembangan Wilayah, serta Ir. Kus Hendarto, M.S., sebagai Kepala Puslitbang Kewirausahaan.

Selanjutnya pengangkatan juga dilakukan kepada Sri Sulastuti, S.H.M.H., sebagai Kepala Puslitbang Wanita, Dr. Ir. Samsu Udayana N, M.Si., sebagai Kepala Puslitbang Herbal, Dra. Elly Lestari Rustiati, M.Sc., sebagai Kepala Puslitbang Satwa Liar, R. Arum Setia Priadi, S.T.M.T., sebagai Kepala Puslitbang HAKI, Dr. Ir. Sumaryo, M.Si., sebagai Sekretaris Puslitbang Lingkungan Hidup, serta Rara Diantari, S.Pi.M.Sc., sebagai Sekretaris Puslitbang Pesisir dan Kelautan LPPM Unila.

Kemudian pengangkatan dilakukan kepada Dr. I. Wayan Mustika, S.Sn.M.Hum., sebagai Sekretaris Puslitbang Budaya Lampung dan Kearifan Lokal, Drs. Dadang Karya Bakti, M.M. sebagai Sekretaris Puslitbang Kebijakan Publik dan Pengembangan Wilayah, Citra Dewi, S.T.M.Eng., sebagai Sekretaris Puslitbang Kewirausahaan, Ir. Suhartini sebagai Sekretaris Puslitbang Wanita, dr. Khairun Nisa, M.Kes.AIFO., sebagai Sekretaris Puslitbang Herbal, Rusita, S.Hut.M.P., selaku Sekretaris Puslitbang Satwa Liar, serta Meizano Ardhi, S.T.M.T., sebagai Sekretaris Puslitbang HAKI LPPM Unila.

Dalam sambutannya rektor berpesan, saat ini perguruan tinggi berada di bawah naungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang lebih memfokuskan program pada peningkatan daya saing. “Oleh karena itu kita perlu mengikuti program pemerintah dan meningkatkan daya saing, terutama meningkatkan kualitas input dan output perguruan tinggi,” ujarnya.
 
Sumber: unila.ac.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Karya Tulis dan Info Lomba